Minggu, 13 September 2009

Frog System to Jugging

By Pete Zabrock


Anda kembali ke base El Cap, siap menggenggam tali yang telah terpasang pada overhang yang radikal, Tanjering Trip . Tidak ada yang bias dilakukan selain mencantolkan ascender anda dan mulai jugging/ascending. Sepuluh menit kemudian, akan tetapi, anda terhenti dengan tiba-tiba bahkan tak sampai 50 kaki. Otot anda mulai memanas, tetapi anda masih butuh 300 feet untuk terus maju. " yosemite sistem" anda bekerja baik untuk tebing dengan sudut rendah, tetapi ini adalah lemah untuk sebuah tali yang tergantung bebas. Ambil pelajaran dari caver - pucat, anemic di bawah bumi dengan tak ada yang terbaik dilakukan daripada sistem jugging/ascending yang sempurna - dan konversikan peralatan anda pada frog system. Ini metode perpindahan “sit stand” yang sangat efesien, memindahkan ascender bawah lebih kea tas secara otomatis saat anda naik. Langkah pertama ambil salah satu ascender ( croll terbaik, tetapi ascender lain juga cukup) dan susun serendah mungkin dari harness. Gunakan screw karaniner yang paling kecil yang ada (atau bahkan suatu snapgate) untuk mendapatkan jug bawah - jika ini tidak bekerja - dan sesuaikan ini sehingga ascender sejajar dengan perut Anda perlu menjaga ascender ini tegak saat anda bergerak naik. Harness dada tidak bekerja dengan baik, banyak caver menggunakan pita webbing (loop) mengelilingi leher mereka. Buat loop ini berukuran kecil - hanya cukup besar untuk memasukkan kepala anda - maka ketika anda berdiri di tanah, anda merasakan" terbungkuk" dengan elastisnya. alasi elastis dengan t-shirt lama dan pita. Dalam keadaan terpaksa, anda dapat mengganti sebuah sling pada bahu yang dipendekkan sedikit. Masih lebih baik, dapatkan Petzl C26 Torse harness dada, dibuat terutama untuk sistem Frog. Ini meningkatkan efisiensi anda pada pokoknya melalui pita kejut (shock cord), dan pengikat sabuk penyesuaian membiarkan anda mengengkolnya ketat pada " membungku" anda pada posisi vertikal, kemudian biarkan anda mengembalikan posisi saat aman. Ascender atas anda dicantolkan ke harness dengan daisy chain, dengan loop kaki terbuat dari tubular webbing 1 inch (figur 1). Untuk mengoperasikan sistem, giliran ascender atas menjauh dari tubuh anda, dan letakkan keduatangan di atas (figur 2). letakkan tali diantara jari kaki kamu, dan pisah kaki saat anda mengangkat dengkul. Saat anda berdiri, loop tunggal kaki dihimpit tali diantara jari kaki dan tarik ini melalui ascender bawah. Tekan kebawah, bukan keluar, dengan kaki. Pada setiap atas ayunan/tarikan ascender, tekuk tubuh anda kembali dan dorong pinggang anda mendapatkan beberapa ekstra lebih. Jika anda menyentuh permukaan tebing, gunakan satu kaki pada loop dan kaki lain ke arah dinding. Menggunakan metode ini, saya bisa meraih 200 kaki dibawah 3 menit

Sabtu, 12 September 2009

DYNO


Dyno

Ada sebuah poin ketika genggaman berikut terlalu jauh dijangkau. Atau saat antara pegangan akan terlalu melemahkan saat dipakai. Inilah saatnya kita lakukan dyno.

konsepnya sederhana - melompat!

teknik lebih sulit, dan butuh keyakinan. Cara paling mudah mempelajari di dalam ruangan dinding bouldering dengan point lebar dan sebuah yang besar, matras yang lunak.

  • " pertama, fokus pada point sasaran, seperti halnya pemain tenis focus pada bola. Amati ini layaknya seekor elang (karena elang dirasuki dengan cengkeraman). rencanakan bagaimana, dan dengan mana tangan, anda akan meraih ini.
  • " sebagaimana biasa, kekuatan datang dari kaki.
  • " sebagaimana biasa, jika mungkin, luruskan tanganmu

Lebih jauh catatan-catatan tentang menjaga tangan kamu tetap lurus. pertama bengkokan lutut, dengan lengan lurus diatasmu. kemudian kenacngkan/luruskan lutut (keras! ), ayunkan ke dinding (karena lengan anda lurus) dan kemudian anda akan tertarik kembali di oleh lengan (lurus) anda sebagai kamu memperoleh ketinggian. Dengan begitu anda bergerak ke sebuah lingkaran dengan tangan anda di tengah.

Bagian triknya adalah memilih momen yang benar - hanya pada tingkat teratas dari lompatan anda - melepaskan dari genggaman bawah dan meraih yang lebih tinggi. Sebuah kesalahan umum adalah melakukan ini terlalu awal, hanya paling banyak lintasan lingkar anda, karena kemudian tangan anda tidak akan tertarik kembali ke dinding dan anda akan melayang pada garis singgung. Tentu saja membiarkan bergerak terlambat juga buruk. Anda hanya harus mempelajari dengan eksprimen (inilah di mana bantalan halus di bawah dibutuhkan).


Ringkasan

1. fokus sepenuhnya pada point sasaran

2. bengkokkan lutut, lurus tangan

3. lompat, ayunkan, ayunkan di lagi dengan lengan lurus

4. pindahkan tangan ke atas

5. dapatkan hasilnya secepat mungkin yang kamu bisa!


Semoga berhasil!


Dyno yang lebih sulit

Tidak semua dyno mengikuti sebuah lintasan lingkar (walaupun orang-orang bilang paling mudah lakukan). Siapa yang mempunyai tips utnuk yang lebih sulit?

Cara lingkaran sisi juga bisa, dapat gunakan sisi tarik-menarik dan beban pada lengan dikurangi, juga mengizinkan kaki (atau dua kaki) ditempatkan lebih tinggi. ini berarti saat anda bergerak seperti per, anda kemudian dapat sungguh membebani kaki atas dan bahkan melompat lebih tinggi

Jumat, 04 September 2009

SEMI-DIRECT BELAY

Belaying
Belaying adalah salah satu teknik pemanjatan tebing. ini mengamankan pemanjat saat dia naik. ada teknik-teknik dan alat belay diperlukan untuk melakukan ini. memilih alat belay dengan dan metode yang benar adalah penting, sehingga keduanya, belayer dan pemanjat tidak akan
menghadapi berbagai kesulitan.

Meskipun ada banyak teknik membelay seseorang, kita akan fokus pada salah satu yang umum.
Semi-Direct Belay
Ini metode belaying paling umum digunakan. berisi empat bagian-bagian penting:

1. Buat sebuah anchor tunggal atau multiple-point menyamakan jangkar. langkah ini tidak selalu perlu bergantung pada berat pemanjat dan belayer, sama baiknya cara berpendirian belayer.

2. kemudian ikat ujung tali panjat ke harness anda. dengan melakukan ini, anda akan membuat loop.

3.cantolkan diri pada anchor, jika ada satu (mengacu pada langkah 1). Catat; bahwa sebagai belayer, anda harus terhubung pada anchor secara kencang dan sejajar dengan kea rah manapun beban.

4. kemudian cantolkan alat belay anda ke loop tadi. Alat sekarang siap untuk digunakan untuk metode semi-direct belaying.

Metode belaying ini disebut semi-direct sebagaimana banyak sekali beban pada sebuah fall yang dibebankan pada anchor dan belayer melalui alat belay, belay loop dan tali pada anchor. Pelengkap belayer dikaitkan pada anchor untuk memastikan bahwa belayer dapat dengan mudah mengunci laju tali dan mengatur tali ketika berada pada tegangnya tali

Kamis, 27 Agustus 2009

The Alpine Butterfly

Oleh Pete Zabrok

Figure 1. Detail of the Alpine Butterfly
and Figure-of-8 knot combination.


Alpine Butterfly – Cara terbaik menyambung tali yang tergantung bebas.

Anda berada pada pitch pertama dari empat pitch di Tangerine Trip. Sebuah jalur A2+ yang terkenal di El Capitan, menjalar overhang di permukaan tebing bagian tenggara. Tak ada yang tersisa, tapi nikmati rappelling 350 kaki sampai lereng. Dengan beberapa keuntungan anda sampai di Degnan Deli sebelum menutup pemanjatan, kemudian kembali pada jugging yang ringan pada tali tambatan (fixed rope) and mengerek peralatan anda. Besok anda meluncur!
Anda ikatkan tali yang tertambat dengan simpul figure-of-8 standar dan meluncur ke bawah. Anda hampir dapat rasakan bir saat meuju ke bawah semakin dekat, tetapi terhenti di 200 kaki, saatnya melewati simpul (barangkali manuver tali yang pernah anda lakukan), anda menyadari bahwa anda telah menciptakan monster! tidak hanya simpul anda harus dilewati dengan sulit, ini juga akan menjadi masalah untuk menguraikannya setelah anda menggunakannya untuk mengangkat tas hauling anda ke atas di pagi berikutnya.
"Cara terbaik" akan menjadi suatu simpul dimana keduanya mudah dilepaskan, dan menyediakan kemudahan dan keamanan dari pemisahan titik penghubung untuk mencantolkannnya saat melewati simpul pada tali utama yang tergantung bebas (free-hanging fixed rope). Simpul apa itu? ini adalah Alpine Butterfly Knot, sama yang digunakan untuk menghubungkan suspension-point locker saat anda mengerek (haul) peralatan pada tali hauling.
Untuk menyambung tali menggunakan simpul Alpine Butterfly, pertama ikat bersama dengan threaded figure-of-8. Tinggalkan bagian ujung cukup panjang sehingga anda dapat mengamankan simpul dengan threading bagian ujungnya tadi dengan simpul delapan.
Sekarang ambil keseluruhan pemasangan tadi dan letakkan ini pada pertengahan Alpine Butterfly. Cara paling mudah adalah meletakkkan sambungan tali tadi pada permukaan datar. dan taruh dua gulungan padanya ke bentuk sebuah "delapan yang berdampingan ". Mengunci figure-of-8 di satu sisi ke delapan berdampingan (sideways eight), sementara yang dua ujung di sisi lain. Lewati simpul 8 memutari bagian atas ujung tali tadi, kemudian kembali di bawah dan ke atas melalui lubang di bagian tengah (figur 1).
voila! Sekarang anda menyambungkan dua tali tetap (fixed ropes) dengan simpul yang keduanya mudah diuraikan dan aman, ditambah anda meninggalkan loop clip-in pada pertengahan simpul dimana anda bias membackup diri saat anda melewati peralatan rappelling anda melewati simpul (figur 2)

Figure 2. Passing the knot (and untying it later)
is a breeze with the Alpine Butterfly.